Ganti Bendera

Bukan ganti bendera Indonesia Raya...
Alhamdulillah!!! Setelah menunggu dengan sabar sekitar 2 minggu, dibarengi munculnya sedikit masalah yang bersifat prosedural akhirnya berita baik itu datang juga. Seperti curhat pada postingan sebelumnya Insya Allah mulai tanggal 1 Desember besok, agenda tanda tangan kontrak dengan perusahaan baru. Bulan ini saya mengambil sebuah keputusan dalam perjalanan karir saya. Keputusan untuk bergabung dengan perusahaan lain tanpa meninggalkan gedung kantor . Loh koq bisa? Yup!, calon perusahaan baru yang saya maksud tak lain juga merupakan vendor dari perusahaan telekomunikasi seluler yang terbesar di negeri ini.



Meskipun memasuki kembali dunia kerja yang bersifat kontrak, mengambil keputusan tentunya tetap memerlukan sebuah pertimbangan. Hampir genap 3 tahun sejak tahun 2005 saya memiliki posisi Team Leader pada divisi Call Center yang dimana tugas terbesar dan bertanggung jawabnya adalah membangun performansi Call Center Officer yang pengawakannya berada di bawah saya. Penuh suka duka dalam hal ini, banyak hal yang saya dapat. Mulai dari mengenal watak orang lain hingga menjadi bapak asuh yang terkadang harus keras dan terkadang selembut kapas (yang terakhir, lebay.. :)).

Meninggalkan perusahaan sebelumnya tentu saja artinya sedikit banyaknya meninggalkan teman-teman terbaik yang ada meskipun sebenarnya secara emosional tidak akan bepengaruh apa-apa karena lingkungan kerja masih berada dalam satu gedung dan kedekatan persahabatan yang sudah terbangun di luar lingkungan kantor. Namun tuntutan profesionalisme menurut perusahaan atau bendera masing-masing, beberapa hal yang sering jadi tradisi kita dari dulu mungkin tidak bisa dilakukan lagi bersama-sama. Suka duka dalam jadwal kerja yang penuh shifting, berbagai macam masalah unpredictable yang dipecahkan bersama secara serius tapi jenaka, sampai tingkah laku ‘kenakalan remaja’ yang telat usia, hehehehe… I love you, all..

Sebuah prinsip tidak ingin ‘terlalu nyaman’ pada zona sebelumnya dan merasakan atmosfer kerja yang baru yang lebih penuh tantangan adalah sebuah alasan yang membuat saya meninggalkan posisi yang saya duduki sebelumnya. Mungkin mengutip pernyataan lentera jiwa Kick Andy yang juga mungkin dikutipnya dari orang lain  “ Lebih baik saya menjadi tikus di kepala, ketimbang menjadi ekor di macan”. Nyambung gak nyambung paksain ajah.. !!!:).

Pada perusahaan berikutnya selain bekerja sebagai Team Leader juga, saya bertanggung jawab terhadap hal yang administratif terhadap kebutuhan karyawan. Menjadi perpanjangan tangan perusahaan yang kini masih berpusat di Jakarta.
Alasan lainnya tentu saja memberikan peluang dan kesempatan bagi teman-teman yang sebelumnya berada di bawah untuk bisa berkembang dan mengaktualisasikan kemampuan mereka juga. Tanpa membatasi kesuksesan, mudah-mudahan dengan memberikan kesempatan bagi orang lain untuk berkembang maka kesempatan yang lebih baik akan kita dapat juga dari orang lain. Amien…

Pada penghujung tahun ini diberikan kesempatan untuk sebuah pekerjaan baru. Sebuah pekerjaan yang posisinya juga sebagai Team Leader, namun berbeda dalam ‘job description’ nya. Sebuah divisi kerja yang baru saja dibentuk demi pemenuhan kepuasan pelanggan pengguna jasa layanan seluler saat ini, terutama bagi pelanggan yang gadget maniac, wireless internet holic, blackberry lover, maupun masalah lainnya. Sebuah kebijakan yang diharapkan mampu me’reduce’ keluhan pelanggan saat ini terhadap layanan wireless internet yang sedang dijual.

Dari sifat pekerjaan yang sangat bersifat teknikal mulai penggunaan gadget maupun pemahaman penggunaan aplikasi teknologi komunikasi lainnya jelas hal ini sangat saya sukai. Kalau memang pada akhirnya akan bekerja di bidang seperti ini, sebaiknya saya tidak mengambil jurusan pariwisata sewaktu kuliah dulu.. gegegege…
Sangat bersyukur dan berterima kasih, karena dari awal proses rekrutmen saya mendapatkan rekomendasi yang baik dan dianggap bisa mengisi posisi ini dari pihak perusahaan (user) . Alhamdulillah, sebuah kesempatan yang memberikan nilai lebih dari sebelumnya baik itu salary dan benefit lainnya. Jika hal ini akan menjadi rezeki dariNya yang di atas mulai tanggal 1 Desember nanti, mudah-mudahan amanah dari pihak management bisa dilaksanakan dengan baik dan sesuai harapan, prosesnya maupun hasilnya.

Uhm.., btw.. koq jadi gak sabar yahh… nunggu training dari Microsoft Certified Professional seperti yang dijanjikan pihak management di awal. Harus dapat neh sertifikatnya!!! :))

8 Komentar:

nich said...

Lha, koq bisa sampai MCP segala bro?
apa karena teknologinya bakalan terkait ke gadget-gadget yang diperkuat MS ya?

eniwei, yang penting tunjukkan karya itu.. aku tergerak sama quote yang muncul di atas:
plans are only good intentions unless they immediately degenerated into hard work

realylife said...

tapi masih anggota bloggersumut khan??

ihatemycountry said...

kemaren kok gak bilang udah mau pindah kantor. Semoga sukses gun..

Goenz said...

@nich
kenapa harus training MCP? katanya hal ini sebagai bekal kita yang bertujuan untuk membantu pelanggan yang suka ngenet pake wireless internet. survey saat ini OS masih dikuasai sama MS, mungkin selanjutnya training dari Apple *ngarep* huhuhuu...

@realylife
blogger sumut yang bikin saya dikenal di blogosphere mas.. masa kacang lupa ma kulit? :))

@ihatemycountry
kemarin belum jelas statusnya bro..
ntar jadi malu-maluin pulak.. :))

Dagu said...

Sukses terus bro! Btw, ada makan2nya ga nih?

*ngarep makan gratis mode on :D

Emy said...

saya kirain bendera sapa yg mao diganti...

reallylife said...

ups ada nyang nyinggung makan2 ni
aku mau

syahpoetr@ said...

Boi.... kapan kawennya?

Status Updates

About

Indra Gunawan P ///AKA/// Goenz Freelancer Graphic Designer, Works for Complaint Handling Officer in Cellular Company, Pro Evolution Soccer Holic, Hard Smoker, Living in Medan, North Sumatera Indonesia (Read More)

Ads Space

ads